SMAN 1 MAJENE

Jalan M. Djud P No. 2, Kel. Labuang, Kec. Banggae Timur, Kab. Majene

Cerdas, Kritis, dan Berbudaya

CERITA DARI STUDENT ON SANDEQ 2023

Minggu, 13 Agustus 2023 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 714 Kali

Student On Sandeq (SOS) merupakan sebuah kegiatan yang mengajarkan untuk lebih mengenal terkait warisan nilai budaya di atas laut atau yakni perahu bercadik Austronesia yang merupakan perahu tercepat yang tidak menggunakan mesin atau menggunakan angin lebih umum dikenal sebagai Sandeq. Sebagai angkatan pertama Student On Sandeq 2022 Saya sangat bersemangat untuk dapat mengikutinya lagi, dikarenakan pada tahun ini jumlah dan kegiatan nya lebih asik dibandingkan tahun lalu. Dimana, kita akan diajarkan langsung oleh passandeq dalam mengendarai sandeq itu sendiri, jika terlihat sudah mahir passandeq cuma memantau dan kami yang kemudikan.

Perlu diketahui jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini yaitu 30 peserta yang terdiri dari 6 sekolah masing-masing terbagi 3 yang berasal dari Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar: SMAN 1 Majene, SMAN 2 Majene, SMAN 3 Majene, SMAN 1 Tinambung, SMK Labuang, dan SMK Balanipa. Perbedaan spesifik SOS tahun 2022 dan 2023 yaitu terletak pada waktu pelaksanaan nya, dimana tahun lalu hanya beberapa jam saja, sedangkan pada tahun ini berlangsung selama 3 hari dan 1 hari tambahan terkait seminar berskala nasional dalam tema terkait warisan budaya kita yakni Sandeq. Adapun agenda kegiatan yang dilakukan yaitu, pada hari pertama seluruh peserta di jemput disekolah masing-masing, yang akan di bawa ke Pamboang atau lebih tepatnya Dapur Mandar, disana kami akan dilatih dalam mengendarai sandeq selama 2 hari. Dan pada hari ke-3 merupakan hari yang sangat seru, dimana para sekolah akan bersaing untuk menentukan siapa yang berhak untuk meraih kemenangan, namun bukan kecepatan sandeq yang menjadi nilai utama melainkan ada 3 hal yaitu Penceritaan Jurnal Perjalanan, Aktif dalam mengendarai Sandeq tanpa bantuan dari passandeq dan terakhir Finish pada adu kecepatan.

Hari yang dinanti pun tiba, kami bersiap untuk saling berlomba dengan menggunakan sandeq, dengan penuh semangat lomba pun dimulai tak perlu waktu lama kami bergegas dan saya pun langsung mendayung sembari menunggu layar akan dibentangkan, namun pada perlombaan ini kami agak sedikit kecewa karena sandeq yang lain menggunakan mesin untuk menambah kecepatannya sedangkan kita tidak, dan melakukan nya dengan sangat kompak, meskipun tidak menggunakan mesin kami berhasil finish pada urusan 3, namun menurut para panitia kitalah yang finish urutan 1 karena tidak menggunakan mesin. Sehingga betul pada pengumuman penghargaan SMAN 1 Majene berhasil menjadi juara 1 pada kegiatan Student On Sandeq ini.

Sangat banyak pengetahuan baru yang kami dapatkan dari kegiatan ini terkait warisan budaya Mandar yakni sandeq, mulai dari nama bagian, cara mengendarai dan masih banyak lagi. Tak kalah penting ucapan yang kami berikan yang sebesar-besarnya kepada para passandeq yang telah mengerjakan yakni A'ba Pipi, Papa Nurul, Pu'a Aziz di sandeq Bintang Laut. Mungkin tanpa mereka kita tidak akan mendapat hasil ini. Pesan singkat dari saya Mari lestarikan budaya Mandar kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan budaya Mandar dan saya harap pemerintah melirik serta bersimpati untuk dapat terus mengadakan kegiatan seperti ini untuk mengerjakan kepada para pelajar mengenai budaya mereka sendiri. (Muhammad Faizal)

 

GALERI

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT